Salam Pramuka! – Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan pramuka Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Pelatihan Penanggulangan Bencana Pramuka Peduli pada 9 hingga 11 Oktober 2015 di Tenggarong.

Acara yang bertujuan untuk memberi bekal pengetahuan dan pengalaman terhadap Anggota Pramuka Peduli agar cepat tanggap dalam penanggulangan bencana ini dibuka langsung oleh Ketua Kwarcab gerakan Pramuka Kukar H. Edi Damansyah melalui Wakil Ketua I, H. Djuremie dan didampingi langsung oleh Ketua Satuan Petugas (Satgas) Unit Crisis Center (UCC) Pramuka Peduli Kukar Damansyah.

Selama Pelatihan berlangsung, para peserta yang berjumlah 82 orang dari tingkat penegak dan pandega di 18 kecamatan serta Satuan Kaya (Saka) ini akan diberikan pembekalan materi berupa teori yang dilaksanakan di gedung serba guna Kwarcab gerakan Pramuka Kukar dan Kolam Renang Junjung Buyah Tenggarong sebagai lokasi praktek lapangan.

Dalam pelatihan ini, menghadirkan pemateri dari Ketua Pramuka Peduli Provinsi Kalimantan Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Dinas Kesehatan Kukar serta Dinas Sosial atau TAGANA Kukar.

Menurut Damansyah, Gerakan Pramuka Peduli Cabang Kukar telah berjalan selama tiga tahun. Revitalisasi yang tujuan pokoknya adalah menghidupkan kembali satgas-satgas sebagai ujung tombak gerakan pramuka peduli di masing-masing Kwartir Ranting (Kwarran).

”Gerakan Pramuka merupakan organisasi pendidikan yang selama ini telah banyak melakukan kegiatan bakti masyarakat dan pembangunan masyarakat sebagai wujud dari pengamalan Satya dan Darma Pramuka,” ujar Damansyah saat menyampaikan sambutannya.

Ditambahkannya, jika Pramuka Peduli ini adalah program yang telah diluncurkan sejak 2002 dengan maksud untuk lebih memberikan arah kepada anggota gerakan pramuka agar lebih peduli terhadap lingkungan masyarakat yang pada saat ini sedang mengalami musibah dan bencana, serta tantangan yang akan dihadapi oleh bangsa Indonesia di masa depan.

Sementara itu, Ketua Kwarcab gerakan pramuka Kukar, H. Edi Damansyah melalui Wakil Ketua I, H. Djuremie menuturkan, jika kegiatan pelatihan penanggulangan bencana diharapkan bisa efektif agar para anggota memiliki kemampuan, dan kecakapan sebangai Satgas Peduli Bencana. ”Satgas Pramuka Peduli harus tanggap dan sigap dalam menghadapi bencana yang dihadapi diwilayah masing-masing Kwartir,” harapnya.

Djuremie juga mengajak para anggota dewasa gerakan pramuka untuk merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan gerakan pramuka sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam mendidik generasi muda yang berkarakter.

”Kepada anggota pramuka peduli, diharapkan mampu membantu meringankan beban penderitaan masyarakat yang tertimpa musibah alam, kebakaran, dan konflik (pengungsi.red) serta berupaya pencegahan terjadinya bencana,” tutup Djuremie.

Untuk diketahui, kegiatan Pelatihan Penanggulangan Bencana Pramuka Peduli ini merupakan kegiatan ke dua yang diselenggarakan oleh Satgas UCC Pramuka Peduli Kukar. Sebelumnya, kegiatan yang sama pernah dilakukan pada tahun 2014 lalu. (arm)

Sumber : pendidikankukar.com

Komentar

Komentar