IMG_1676TENGGARONG – Hakekat dasar pendidikan kepramukaan adalah meningkatkan penghayatan dan nilai-nilai kepramukaan yakni Satya dan Dharma Pramuka oleh seluruh peserta didik sehingga mereka dapat dipersiapkan menjadi kader pemimpin bangsa yang tangguh pada masa depan sesuai dengan visi dan misi gerakan pramuka.

Bersamaan dengan hal tersebut, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka melalui Satuan Petugas(Satgas) Unit Crisis Center(UCC) Pramuka Peduli Bencana Kutai Kartanegara(Kukar) menyelenggarakan pembekalan dan pengetahuan serta pengalaman bagi anggota pramuka agar lebih peduli dan tanggap serta peka terhadap kondisi lingkungannya.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini dibuka langsung oleh Ketua Kwartir Cabang(Kwarcab) Gerakan Pramuka Drs. Edy Damansyah.,M.Si melalui wakil ketua bidang pengabdian masyarakat dan humas H. Djuraimi.

Menurut Ketua Panitia Kegiatan H. Munawar.,SE. Kegiatan yang diselenggarakan 31 mei dan 1 juni 2014 ini diikuti anggota pramuka tingkat penegak, pandega dan satuan karya(saka) di lingkungan ranting Tenggarong dengan jumlah peserta 40 orang, ”pangkalan sekolah 26 orang, Dewan Kerja Ranting(DKR) 4 orang, saka 4 orang Dewan Kerja Cabang(DKC) 6 orang,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali dengan Sosialisasi PP Pramuka Peduli, Pencegahan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, pengenalan penanggulan kebakaran secara dini, kebijakan tanggap darurat, Penanggulangan Bencana dalam bidang Kesehatan, tanggap darurat bencana, pengenalan PMI, pratek pemadaman api dan praktek penyelamatan orang tenggelam.

Ketua pramuka peduli Kwarcab Kukar H. Darmansyah BA sekaligus Ketua BPBD Kukar mengungkapkan penyelenggara penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab BNPB dan BPBD tapi Pemerintah, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, Masyarakat serta Organisasi Masyarakat ”termasuk didalamnya adalah pramuka, maka untuk meningkatkan kemampuan kualitas pramuka peduli ini dilaksanakan pelatihan penanggulangan bencana kepada pramuka peduli dan mengajak semua pihak untuk sama-sama menanggulangi bencana yang terjadi di Kukar,” terangnya saat memberikan sambutan pembukaan pelatihan pramuka peduli.

Darmansyah berharap kepada pramuka peduli bisa terus mengasah kemampuan dan membantu BNPB dan BPBD dalam penanggulangan bencana yang terjadi di kukar. Dari 18 Kecamatan di Kukar, 8 diantaranya sering mengalami banjir di setiap tahunnya. Mulai dari sebulu hingga Tabang sedangkan daerah pantai tidak pernah banjir namun akibat penambangan batu bara, akhir-akhir ini daerah pantai seperti sangasanga dan samboja ikut banjir.

”kepada anggota pramuka peduli untuk tidak menunggu perintah saat terjadi bencana namun harus sigap dan berkoordinasi dengan petugas BNPB ataupun BPBD yang ada dilapangan,” harapnya Darmansyah.

Dalam kesempatan ini, Darmansyah juga memberikan pinjaman alat pemadam kebakaran dari BPBD untuk pemukiman dan hutan garapan. Sementara untuk perahu karet dan alat selam akan digunakan bersama-sama.

Sementara itu, Edy Damansyah berharap kepada anggota satgas pramuka peduli harus siap siaga 24 jam, apabila dipanggil maka harus siap melaksanakan misi kemanusiaan ini ”saya memiliki keyakinan kuat bahwa anggota pramuka yang hadir sudah memiliki rasa kepedulian yang tinggi karena setiap anggota pramuka sudah mengucapkan serta mengamalkan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua pramuka peduli Provinsi Kalimantan Timur(Kaltim) Dr. Sigit Haryono.,M.Pd Memberikan apresiasi tinggi kepada anggota pramuka yang ada di Kukar dan berharap tidak berhenti sampai disini serta gunakan ilmu yang dimiliki untuk peduli terhadap sama.”untuk diketahui Kaltim merupan yang pertama di Indonesia dalam hal pembagian anggaran gerakan pramuka untuk pengembangan pelatihan dan pramuka peduli,” paparnya.

Untuk diketahui saat ini se-Kaltim yang sudah eksis pramuka peduli baru 3 yaitu Balikpapan, Samarinda dan Bontang serta ditambah pula Kukar. Pihak panitia sendiri melibatkan ketua pramuka peduli Provinsi Kalimantan Timur Dr. Sigit Haryono.,M.Pd, BPBD Kukar, Dispora Kukar, PMI Kukar, Tagana Kukar, Dinas Sosial sebagai pemberi materi dalam pembekalan penanggulangan bencana bagi pramuka peduli. (arm)

Sumber : pendidikankukar.com

Komentar

Komentar