Salam Pramuka! – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak melalui Asisten III Kesejahteraan Rakyat, Bere Ali sekaligus Seketaris Majelis Pembimbing (Mabi) gerakan pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Kaltim. Selasa, (27/12/2016) pagi membuka secara resmi Lomba Tingkat IV Kwarda Kaltim di Waduk Panji Sukarame-Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Lomba Tingkat IV adalah pertemuan Pramuka Penggalang yang diselenggarakan di tingkat Kwarda dengan peserta dari perwakilan masing-masing Kwartir Cabang (Kwarcab) dalam bentuk perlombaan, baik beregu maupun perorangan atas nama regu dan diselenggarakan dalam bentuk perkemahan.

Seluruh Kabupaten/Kota atau Kwarcab se Kaltim dipastikan ikut ambil bagian dalam lomba keterampilan kepramukaan tingkat penggalang untuk meraih Regu Tergiat Umum dan berhak untuk mewakili Kaltim pada LT V tingkat Nasional di Cibubur – Jakarta tahun 2017 mendatang. LT IV ini akan berlangsung hingga 31 Desember 2016 mendatang.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, AKBP Wiwit Sugiarti, bahwa LT IV regu penggalang merupakan kegiatan yang bersifat lomba sebagai salahsatu alat pendidikan yang efektif dalam meningkatkan dan memotifasi peserta yang berprestasi dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran gerakan pramuka. ”berlomba dalam gerakan pramuka bukan semata-mata mencari kemenangan akan tetapi untuk meningkatkan pertahanan spiritual, emosional, sosial, intelektual, fisik dan kepemimpinan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, tujuan kegiatan LT IV ini untuk mempersiapkan pramuka penggalang menjadi warga negara yang mandiri bertanggung jawab dan berkomitmen sepanjang hayat. ”setelah mengikuti LT IV ini sasarannya adalah peserta bisa menghayati, melaksanakan, membiasakan dalam kehidupannya dengan kode kehormatan gerakan pramuka,” jelas Wiwit Sugiarti.

Sementara itu, dalam sambutan Awang Faroek Ishak yang disampaikan Bere Ali, mengharapkan melalui LT IV ini akan dapat mendorong kreativitas dan semangat adik-adik pramuka sekaligus mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang lebih baik yaitu generasi bangsa yang cerdas, yang memiliki keterampilan dan sebagai calon pemimpin bangsa yang lebih handal pada masa-masa yang akan datang. ”Gerakan pramuka hingga kini tetap relevan dengan perkembangan zaman walaupun era globalisasi penuh kemajuan ilmu dan teknologi akan tetapi manusia merupakan suatu penentu yang sangat utama, untuk itu kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat,” ucapnya.

”dengan terbitnya Undang-undang nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan pramuka maka pelaksanaan pendidikan kepramukaan saat ini tidak lagi hanya sekedar mengisi waktu senggang kaum muda dengan berbagai kegiatan bermanfaat akan tetapi lebih meningkat pada perspektif yang lebih luas, begitupula dengan cara pandang masyarakat tentang gerakan pramuka sudah semakin berubah dan memberikan dukungan yang positif,” tambah orang nomor satu di Kaltim ini.

Penulis : Rolli Maulana

Komentar

Komentar